Another surprise from Allah
Mau share nih tentang pengalaman up and down belakangan ini. Not for show off but truly it may increase your motivation.
Jadi beberapa waktu lalu mengikuti seleksi di dinkes dengan bidang pencegahan dan pengendalian penyakit namun gagal di tahap akhir padahal berasa udah usaha maksimal dan doa habis2an. Sedih? Bangetlah. kecewa? Apalagi. Mengingat bidang ini adalah salah satu tujuan buat kerja nantinya dan studi tahap lanjut. Ya masih tentang riset. I’m so passionate about it!. Kepikiran terus, menyalahkan diri sendiri, menganggap diri bodoh, begitulah fase denial. Pada satu titik nemu tulisan ini “Hatiku tenang karena mengetahui bahwa apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdir ku dan apa yang di takdirkan untukku takkan pernah melewatkan ku” — umar bin khattab. Aseli ini kalimat manjur bgt. Jadi ya mau dipaksakan seperti apapun sebuah rezeki kalo bukan jatah kita ya gak bakal nyampe. Jadi setelah itu, yasudah Allah sudah mempersiapkan yang jauh lebih baik nantinya. Yang penting don’t forget doanya mati-matian dan usahanya maksimal meskipun hasilnya jauh dari ekspektasi kita namun ingat ada pahala di setiap prosesnya.
At the enddddd, beberapa bulan setelahnya hilal sudah mulai terlihat. Jeng jeng jeng I accepted in three different projects (2 part-times, 1 full-time) dan semua terkait penelitian. Terlihat maruk but honestly jika bisa dilakukan semua no problem dan harus maksimal tentunya. What is the best of this story?? Aku dipertemukan sama orang yang nolong aku pas seleksi di dinkes. Jadi karena laptopku eror maka harus diganti oleh laptop panitia which is nggak ada aplikasi SPSS, ya gimana mau lanjut mengerjakan soalnya orang aplikasinya tidak ada. Kemudian salah seorang peserta lain dengan relanya meluangkan waktu pengerjaan soal yang sempit untuk menginstalkan aplikasi buat aku. Huhuhu terharu bgt padahal kalo dia diem aja akan berkurang satu saingan dia buat masuk tahap lanjut tapi dia tidak 😢. Sejak itu aku berdoa buat dia dan aku yang keterima di dinkes itu (slot yang diterima hanya 2 soalnya). Ternyata dia harus gugur lebih dulu dari aku. Tapi sekali lagi, Allah is the best planner! Setelah akhirnya aku gagal juga kita dipertemukan disalah satu project yang sama. Allahuakbar! Allah mengabulkan setiap doa, kita beneran bekerja dalam satu project. Bener-bener ya, kalo tawakal ada aja surprise yang tak terduga.
Another surprise from Allah is aku akhirnya berani melangkah untuk resign. setelah pergolakan batin yang cukup lama dan banyak pertimbangan terutama masalah financial. sampai pada masa puncak tidak nyaman dan tidak mampu menolerir keadaan di tempat kerja akhirnya aku putuskan Allah yang maha memelihara dan maha kaya. rezeki bisa datang dari mana aja. jadi sebenernya saat memutuskan resign belum diterima tuh di pekerjaan-pekerjaan diatas. literally gambling aja sama taqdir allah, sambil baca surat al waqiah setiap hari. trust me it works 👌 sama meresapi shalawat kahfi ini
Allahul Kafi, Rabbunal Kafi
Allah yang mencukupi, Tuhan kita yang mencukupi
Qosodnal Kafi, wajadnal kafi
Tujuan kita adalah Allah yang mencukupui, dan kita menemukannya yang mencukupi
Likulli Kafi, kafanal kafi
Terhadap segala sesuatu Allah lah yang mencukupi, yang memenuhi segala kebutuhan kita adalah Allah
Wani’mal kafi, Alhamdulillah
Dan Allah itu sebaik-baik Zat yang mencukupi, segala piji bagi Allah
Hasbunallah wa ni'malwakiil
Cukup Allah menjadi penolong bagi kami
Ni'malmaula wa ni'mannashiir
Dan Allah adalah sebaik-baik pelindung



Comments
Post a Comment